Aktifitas LEMTARI
secara internal yaitu melakukan :
1. Rapat-rapat;
2. Penataan Administrasi Organisasi.
3. Olah Raga Jalan Pagi pada Hari Libur
Minggu Car Free Day.
4. Halal Bil Halal.
5. Tatap Muka dan dialog dengan
Tokoh-Tokoh Adat, Pemuka Adat, Lembaga Adat di Daerah.
6. Pertemuan dengan Pemerintah Pusat dan Daerah
untuk mendapatkan masukan saran dan pendapat guna kepentingan Masyarakat Adat Istiadat
Indonesia dan Organisasi LEMTARI.
Guna mensosialisasikan
keberadaan LEMTARI diseluruh Indonesia, maka DPP LEMTARI terus bergerak
berkomunikasi dengan berbagai pihak mulai dari Pemerintah Pusat baik
pemberitahuan kepada Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia ( MPR RI
), Presiden dan Wakil Presiden
Republik Indonesia, Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia ( DPR RI ),
Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia ( DPD RI ), Para Menteri Koordinator
( MENKO ), Para Menteri, dan Instansi lainnya, Tokoh Nasional, Dunia Usaha,
Organisasi lainnya baik secara Personil dengan Personil ( P to P ), Person
dengan Lembaga ( P to G ), Lembaga dengan Lembaga ( G to G ), melalui Surat
menyurat maupun AUDIENSI dengan mauksud utama adalah mensosialisasikan
keberadaan Lembaga Tinggi Masyarakat Adat Republik Indonesia ( LEMTARI ) serta
mengajak kerjasama program kegiatan terkait Masyarakat Adat Istiadat di seluruh
Indonesia dengan dasar pemikiran bahwa Indonesia adalah Negeri Orang Beradat
baik secara De Yure maupun De Facto.
Salah satu Program
Kerja yang berskala Nasional yang direncanakan DPP LEMTARI dengan telah
membentuk Panitia Pelaksana Khusus untuk itu adalah Musyawarah Adat Nasional ( MUSDATNAS ) Perdana pada Minggu Kedua
Bulan November 2016 bertempat di Taman Mini Indonesia Indah ( TMII ) Jakarta Timur
dengan rencana akan mengundang dan diharapkan hadir pihak – pihak terkait
dengan Masyarakat Adat di Indonesia, yaitu :
1. Para Gubernur Provinsi se Indonesia;
2. Para Ketua Lembaga Masyarakat Adat (
LMA ) Provinsi se Indonesia.
3. Tokoh Masyarakat Adat Provinsi yang di
tunjuk Gubernur Provinsi.
4. Peguyuban-Peguyuban Adat yang ada di
Jakarta
5. Pembicara dari Tokoh Nasional,
Akademisi, Praktisi Hukum serta Profesi sesuai Undangan.
6. Kedutaan Negara tetangga
7. Peserta dari internal LEMTARI dan
Pengamat sesuai Undangan.
8. Simpatisan LEMTARI.